Phospatidylcholine Dalam Lecithin - Kickstory

Latest

Just Another View With A DSLR



Sunday, February 12, 2012

Phospatidylcholine Dalam Lecithin

Phosphatidylcholine adalah zat yang berasal dari senyawa lesitin, fosfat, asam lemak dan kolin. Komponen phosphatidylcholine, khususnya asam lemak dan kolin, sangat penting untuk mengontrol lemak dalam tubuh. Kolin dalam phophatidylcholine mendorong metabolisme dan transportasi sel-sel lemak.

Cara kerja Phospatidylcholine

Phosphatidylcholine sebagai salah satu komponen utama membran sel membuat zat ini penting untuk menjaga sel-sel tetap utuh. Diperkenalkan medis untuk mengobati hati berlemak, suntikan mesotherapy kosmetik phospatidylcholine juga telah dikembangkan untuk mengecilkan timbunan lemak lokal.

Phospatidylcholine membuat kolesterol lebih mudah larut dan mencegah pengerasan arteri. Manfaat ini terkait dengan fakta bahwa Phospatidylcholine memiliki kandungan asam linoleat (lemak sehat ) yang tinggi.
Phospatidylcholine menghambat penyerapan kolesterol yang berasal dari makanan. Kombinasi dari efek ini dan mobilisasi lemak dalam hati telah mengindikasikan bahwa phospatidylcholine memiliki fungsi lipolisis atau pelarutan lemak. Penelitian menunjukkan bahwa phospatidylcholine telah menunjukkan hasil yang sangat baik bila diterapkan subkutan pada timbunan lemak pada pada kelopak mata, lipatan perut, panggul, paha atas dan daerah tubuh lainnya; pada bedah kosmetik, metode ini dikenal sebagai mesotherapy pelangsing / lipodissolve.

Mesotherapy

Mesotherapy adalah terapi kosmetik non-bedah. Mesotherapy adalah teknik yang memanfaatkan serangkaian suntikan subkutan untuk memasukkan sediaan cair ke dalam jaringan lemak subkutan (mesoderm) untuk mengobati kondisi medis dan estetika.

Mesotherapy awalnya dipelopori oleh dokter Prancis. Dr Michel Pistor di 1345 untuk pengobatan tinnitus dan kemudian untuk gangguan nyeri, pembuluh darah dan limfatik. Literatur pertama diterbitkan pada tahun 1952 dan sejak diperkenalkan, mesotherapy telah mendapat perhatian luas di luar Amerika Serikat untuk pengobatan kondisi medis dan baru-baru ini banyak digunakan untuk tujuan penurunan berat badan dengan menyuntikkan Phosphatidylcholine sebagai zat lipolisis (Lipodissolve).

Kelebihan Lipodissolve dibandingkan dengan Liposuction
  • Manfaat Lipodissolve dibandingkan dengan sedot lemak atau operasi penghapusan lemak lainnya adalah:
  • Lipodissolve tidak terlalu invasif dan karena itu jauh lebih aman bagi pasien
  • Lipodissolve jauh lebih murah daripada liposuction (sedot lemak) atau operasi
  • Lipodissolve tidak memerlukan anestesi
  • Liposuction membutuhkan waktu pemulihan yang panjang sementara Lipodissolve hanya membutuhkan waktu pemulihan yang singkat
  • Prosedur Lipodissolve menghilangkan keharusan untuk tinggal di rumah sakit
Bagaimana Lipodissolve Dilakukan
Lipodissolve kebanyakan diaplikasikan pada dagu, perut atau paha atas. Dokter akan memberikan individu 20 - 40 suntikan kecil phospatidylcholine di area yang diinginkan. Setelah phospatidylcholine disuntikkan, timbunan lemak akan dipecah dan nantinya akan dikeluarkan melalui kotoran individu, keringat atau urin. Prosedur ini umumnya dilakukan seminggu sekali selama 8 sampai 10 minggu. Ini adalah prosedur tanpa rasa sakit dan tidak memerlukan waktu pemulihan. Kebanyakan pasien akan melihat hasilnya dalam waktu sekitar 4 minggu. Disarankan untuk terus berolahraga untuk melihat hasil terbaik.

Efek Samping Lipodissolve

Setelah suntikan Lipodissolve dilakukan, pasien mungkin merasakan kesemutan di daerah yang dirawat. Selama beberapa hari berikutnya, pasien mungkin melihat beberapa sakit, memar atau bengkak di daerah tersebut. Efek samping ini biasanya muncul sekitar 72 jam setelah prosedur dilakukan. Untuk menghilangkan rasa sakit, kompres es atau obat penghilang rasa sakit dapat digunakan.

Beberapa efek samping lain yang mungkin akan menjadi pembentukan nodul pada daerah disuntikkan atau kemerahan kulit permanen. Beberapa orang mungkin menderita dari masalah diare atau sirkulasi. Efek samping ini hanya sementara.

Sumber: TokoSuntik


No comments:

Post a Comment